Tari Hudoq terdiri atas Hudoq (topeng kayu) ditambah dengan aksesoris sebagai kelengkapan dan seluruh tubuh si penari dibungkus dengan daun pisang (tutul Hudoq). Hudoq dilakukan setelah menugal (menanam padi) dengan tujuan untuk mengusir roh jahat yang dikawatirkan akan mengganggu tanaman padi seperti datangnya hama padi serta berbagai gangguan lainya baik oleh binatang maupun alam. Tari Hudoq biasanya dilaksanakan dalam bentuk upacara adat (ritual) melalui beberapa tahapan yang bersifat sakral dengan puncak upacara adat adalah Ngawit pada hari terakhir. Disamping sebagai upacara adat, sekarang dapat juga dilaksanakan sebagai atraksi yang di pagelarkan pada acara tertentu.
Sumber: www.kubarkab.go.id